Selasa, 24 April 2012

METODOLOGI PEMBELAJARAN PAI


MAKALAH
METODOLOGI PEMBELAJARAN PAI 
Tentang
PROGRAM PEMBELAJARAN
oleh
MARJOHAN HADIDI
409.253

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Tugas guru yang paling utama adalah mengajar, dalam artian menata lingkungan agar terjadi kegiatan belajar pada peserta didik. Berbagai kasus menunjukan bahwa diantara para guru banyak yang mersa dirinya sudah dapat mengajar dengan baik meskipun tidak dapat menunjukan asalan yang mendasari asumsi tersebut. Asumsi tersebut seringkali menyesatkan dan menurutkan keratifitas, sehingga banyak para guru yang suka mengambil jalan pintas dalam pembelajaran, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi. Dalam perencanaan, guru dituntut untuk membuat persiapan mengajar yang efektif dan efisien.
Untuk menghindari mengambil jalan pintas dalam pembelajaran maka guru harus mempunyai persiapan setiap mau melakukan pembelajaran. Karna itu suatu sekolah sudah mempersiapkan program pembelajaran dalam satu tahun. Untuk lebih jelasnya akan kita bahas dalam makalah ini.
B.     Rumusan Masalah
1.      Program tahunan
2.      Program semester
3.      Silabus
4.      RPP

BAB II
PEMBAHASAN
Pengajaran  dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu, misalnya 3 tahun untuk jenjang SLTP dan SLTA, dan 6 tahun untuk tingkat SD. Karena dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu, baik lama maupun singkat, maka apa yang dikerjakan dalam pengajaran disusun dalam suatu program, yaitu program pengajaran.[1]
A.    PROGRAM TAHUNAN
1.      Pengertian Program Tahunan
Program tahunan merupakan bagian dari program pengajaran. Program tahunan memuat alokasi untuk setiap pokok bahasan dalam satu tahun pelajaran.[2]
Program tahunan adalah rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan. penetapan alokasi waktu diperlukan agar seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh sisiwa. penentuan alokasi waktu ditentukan pada jumlah jam pelajaran sesuai dengan struktur kurikulum yang berlaku serta keluasan materi yang harus dikuasai oleh siswa
Program Tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas , berisi tentang garis-garis besar yang hendak dicapai dalam satu tahun dan dikembangkan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan program ini perlu dipersiapkan dan dikembangkan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai , karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-progran berikutnya, yakni program semester, mingguan dan harian serta pembuatan silabus dan sistem penilaian komponen-komponen program tahunan meliputi identifikasi(satuan pendidikan,mata pelajaran, tahun pelajaran) standart kompetensi , kompetensi dasar , alokasi waktu dan keterangan.[3]
2.      Langkah Penyusunan Program tahunan
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan program tahunan adalah
a. Lihat berapa jam alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran dalam seminggu dan struktur kurikulum seperti yang telah ditetapkan pemerintah, analisis berapa minggu efektif dalam satu semester, seperti yang telah ditetapkandalam gambar alokasi waktu efektif
b. Melalaui analisis tersebut kita dapat menentukan berapa minggu waktu yang tersedia untuk pelaksanan proses pembelajaran .
Sumber-sumber yang dapat dijadikan bahan pengembangan program tahunan antara lain :
Daftar Standard Kompetensi sebagai konsensus nasional yang dikembangkan dalam buku Garis-Garis Besar Program Pengajaran (GBPP)setiap mata pelajaran yang akan dikembangkan
Skope dan Sekuensi setiap Kompetensi untuk mencapai tujuan pembelajaran diperlukan materi pembelajaran, materi pembelajara tersebut disusun dalam pokok-pokok pembahasan yang mengandung ide-ide pokok yang sesuai kompetensi dan tujuan pembelajaran .Skope adalah ruanglingkupdan batasan-batasan keluasan setiap pokok dan sub pokok bahasan sedangkan Sekuesi adalah urutan logis daripokok dan sub pokok bahasan. Pengembangan skope dan skuensi ini bias dilakukan oleh masing – masing guru mata pelajaran, dan dapat dikembangkan dalam kelompok kerja guru ( KKG ) untuk setiap mata pelajaran.
Kalender pendidikan penyusunan kalender pendidikan selama satu tahun pelajaran mengacu pada efesiensi, efektifitas dan hak-hak peserta didik.[4]

CONTOH PROGRAM TAHUNAN
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
Satuan Pendidikan                      : MAN
Mata Pelajaran                            : Qur’an Hadits
Kelas                                             : X
Tahun Pelajaran                         : 2011/2012

Smt.
Jenis Kegiatan
Alokasi
Waktu
Ket
X/I
1.Memahami pengertian Al-Qur’an dan bukti keotentikannya
6


2.memahami isi pokok ajaran al-qur’an
4


3.Memahami fungsi al-Qur’an dalam kehidupan
4


4.Memahami cara-cara mencari surat dan ayat dalam Al-Qur’an
2


5.Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah dibumi
6


6.Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi
2


7.Ulangan bulanan dan perbaikan
8



           Jumlah alokasi waktu
32



X/II
1.Memahami istilah-istilah Hadits
6


2.Memahami sanad dan matan hadits
4


3.Mendeskripsikan fungsi hadits terhadap Al-Qur’an
6


4.Memahami pembagian hadits dari segi kuantitas dan kualitasnya
4


5.Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan beribadah
10



Jumlah Alokasi Waktu
30







Padang 26 oktober 2011
Mengetahui,
Kepala sekolah



Marjohan Hadidi

B.     PROGRAM SEMESTERAN
Program semester ialah program yang berisikan garis-garis mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam satu semester. Program semester ini merupakan penjabaran dari program tahunan.
Pada umumnya komponen-komponen program semester ini yaitu: identifikasi (satuan pendidikan, mata pelajaran, semester, tahun pelajaran), bulan, standar kompetensi dan materi pokok yang hendak disampaikan, waktu yang direncanakan dan keterangan-keterangan.
Dibawah ini cara perhitungan alokasi waktu progam semester genap dari contoh program tahunan di atas.
1.      Banyaknya Minggu dalam Semester Genap

NO
BULAN
JUMLAH MINGGU
1.
Januari
3 Minggu
2.
Februari
4 Minggu
3.
Maret
4 Minggu
4.
April
5 Minggu
5.
Mei
4 Minggu
6.
Juni
4 Minggu
Jumlah
24 Minggu

2.      Minggu Tidak Efektif
1.      Libur Semester                                                         : 1Minggu
2.      Persiapan Ujian Nasional dan Ujian Nasional    : 2 Minggu
3.      Ujian Akhir Sekolah dan Ulangan Perbaikan ,   
serta rapat kenaikan kelas                                      : 4 Minggu
4.      Pembagian Rapot dan Libur Semester                 : 2 Minggu
Jumlah                                                                        : 9 Minggu

3.      Minggu Efektif:
1.      Banyak Jam Pelajaran             : 24 Minggu – 9 Minggu
= 15 Minggu
2.      Banyak Jam Efektif                : 15 Minggu x 2 jam Pelajaran = 30 jam
                                                         (1 Jam Pelajaran = 45 Menit)
4.      Distribusi Alokasi Waktu
NO
POKOK BAHASAN
ALOKASI
WAKTU
1
2
3
4

5
Memahami istilah-istilah Hadits
Memahami sanad dan matan hadits
Mendeskripsikan fungsi hadits terhadap Al-Qur’an
Memahami pembagian hadits dari segi kuantitas dan kualitasnya
Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan beribadah
6
4
6
4

10
Jumlah
30
  
C.    SILABUS PEMBELAJARAN
1.      Pengertian Silabus
Istilah silabus dapat didefinisikan sebagai “garis besar, ringkasan, ihktisar, atau pokok-pokok isi atau materi pelajaran” ( Salim, 1987:98). Silabus merupakan seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang disusun secara sistematis memuat kompenen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar (Yulaelawati, 2004:123).[5]
2.      Isi Silabus
Hubungan kurikulum dengan pengajaran dalam bentuk lain ialah dokumen kurikulum yang biasanya disebut silabus yang sifatnya lebih terbatas daripada pedoman kurikulum. Sebagaimana dikemukakan oleh oleh Mulyani sumantri (1988: 997) bahwa dalam silabus hanya tercakup bidang studi atau mata pelajaran yang harus diajarkan selama waktu setahun atau satu semester. Pada umumnya suatu silabus paling sedikit harus mencakup unsur-unsur:
1)      Tujuan mata pelajaran yang akan diajarakan.
2)      Sasaran-sasaran mata pealajaran
3)      Keterampilan yang diperlukan agar dapat menguasai mata pelajran tersebut dengan baik.
4)      Urutan topik-topik yang diajarkan.
5)      Aktivitas dan sumber-sumber belajar pendukung keberhasilan pengajaran.
6)      Berbagai teknik evaluasi yang digunakan.
Nurhadi (2004:142) berpendapat bahwa isi silabus itu terdiri dari :
1)      Bidang studi yang akan diajarkan
2)      Tingkat sekolah/madrasah, semester
3)      Pengelompokan kompetensi dasar
4)      Materi pokok
5)      Indikator
6)      Strategi pembelajaran
7)      Alokasi waktu
8)      Bahan/alat/media

3.      Manfaat Silabus
Silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam pengembangan pembelajaran, seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan sistem penilaian.[6]
4.      Prinsip pengembangan silabus
Silabus merupakan salah satu produk pengembangan kurikulum dan pengembangan yang berisikan garis-garis besar materi pembelajaran. Beberapa prinsip yang mendasari pengembangan silabus antara lain:  ilmiah, memperhatikan perkembangan dan kebutuhan siswa, sistematis, relevansi, konsisten, dan kecukupan.
5.      Langkah-langkah Pengembangan Silabus
Secara umum proses pengembangan silabus berbasis kompetensi terdiri atas tujuh langkah utama sebagaimana tercantum dalam buku pegembangan umum pengembangan silabus (Depdiknas, 2004) yaitu:
1)      Penulisan identitas mata pelajaran
2)      Perumusan standar kompetensi
3)      Penentuan kompetensi dasar
4)      Menentukan materi pokok dan urainnya
5)      Penentuan pengalaman belajara
6)      Penentuan alokasi waktu
7)      Penentuan sumber bahan
Standar kompetensi, kompetensi dasar dan materi pokok, sudah disiapkan oleh pemerintah. Oleh karena itu tugas guru adalah mengembangkan setiap kompetensi dasar tersebut dengan jalan menetukan materi pokok, pengalaman belajar, alokasi waktu dan sumber bahan. Untuk implementasikan di kelas, silabus perlu dijabarkan lagi ke dalam bentuk persiapan mengajar, baik dalam bentu satpel maupun rencana pembelajaran.[7]
D.    RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN
RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam mencapai KD. Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif,inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang  cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.[8]
Rencana pembelajaran pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan tentang apa yang akan dilakukan. Perencanaan perlu dilakukan untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran yakni: kompetensi dasar, materi standar, indikator, dan penilaian.[9]
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran merupakan implementasi dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Pelaksanaan kegiatan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Untuk pengembangan pembelajaran PAI pun harus mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.[10]
1.      Kegiatan Pendahuluan
Kegiatan pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan un­tuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
Dalam kegiatan pendahuluan, yang dilakukan guru adalah:
1)      menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
2)      mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
3)      menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
4)      menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
2.      Kegiatan Inti
Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran di­lakukan secara interaktif, inspiratif, menyenang­kan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Kegiatan inti menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pela­jaran, yang dapat meliputi proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
1)      Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, yang dilakukan guru adalah:
Ø melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prin­sip alam takambang jadi guru (menjadikan alam lingkungan sekitar sebagai guru) dan belajar dari aneka sumber;
Ø menggunakan beragam pendekatan pembela­jaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain.
Ø memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya
Ø melibatkan peserta didik secara aktif dalam se­tiap kegiatan pembelajaran; dan
Ø memfasilitasi peserta didik melakukan per­cobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
2)      Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, yang dilakukan guru adalah:
Ø membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna.
Ø memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memuncul­kan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis.
Ø memberi kesempatan untuk berpikir, menga­nalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut.
Ø memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
Ø memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
Ø memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
Ø memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
Ø  memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan; dan
Ø memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa per­caya diri peserta didik.
3)      Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, yang dilakukan guru adalah:
Ø memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
Ø memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplo­rasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber.
Ø memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan; dan
Ø memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar. Dalam hal ini guru.
Ø  berfungsi sebagai narasumber dan fasilita­tor dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan be­nar;
Ø membantu menyelesaikan masalah.
Ø memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi.
Ø memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh; dan
Ø memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.
4)      Kegiatan Penutup
Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan un­tuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut.
Dalam kegiatan penutup, yang dilakukan guru adalah:
Ø bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
Ø melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
Ø memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
Ø merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tu­gas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik; dan menyampaikan rencana pembelajaran pada per­temuan berikutnya.[11]
E.     PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PAI
Setelah memahami apa itu program tahunan, semester, silabus dan RPP. Maka kita sebagai guru yang profesional dituntut untuk mengembangkan materi pelajaran setiap kali pertemuan atau satu materi untuk beberapa kali pertemuan. Dalam mengembangkan materi ini kita dituntut untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Kita akan melihat salah satu cara pengembangan materi PAI dibawah ini.
MA Ti BATANG KABUNG PADANG
RANCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : MA
Mata Pembelajaran  : Quran/Hadits
Kelas/Semester        : VII/I
Alokasi Waktu         : 2x30 Menit
Pertemuan                 : ke-1
I.              Standar kompetensi
pengertian Al-Qur’an  dan isi pokok ajaran al-qur’an
II.           Kopetensi dasar
Memahami pengertian al-Quran
Memahami isi pokok Al-quran
III.        Indikator
Menjelaskan pengertian Al-Qur’an  dan isi pokok ajaran al-qur’an
Menjelaskan dan isi pokok ajaran al-qur’an
IV.        Tujuan pembelajaran
Siswa dapat menjelaskan pengertian Al-Qur’an 
Siswa dapat menjelaskan isi pokok ajaran al-qur’an
V.           Materi pembelajaran
Al-Quran dan isi ajarannya
VI.        Metode pembelajaran
Ekspositori
VII.     Kegiatan pembelajaran
Kegiatan
Aktivitas Guru
Aktivitas siswa
Alokasi waktu
Pendahuluan

·                Guru mengucapkan salam
·                Guru menciptakan suasana yang kondusif
·                Guru mengabsen siswa
·                Guru menjelaskan manfaat materi

·                Siswa menjawab salam

·                Siswa mendengarkan dan mengikuti ilustrasi guru
·                Siswa mendengarkan guru
5 menit
Kegiatan inti

Explorasi
Elaborasi
konfirmasi

Explorasi : mengamati media



50 menit
Penutup

·      Guru bersama siswa menyimpulkan materi


·      Guru meminta kepada siswa untuk membaca kembali pelajaran di rumah
·      Guru memberikan pertanyaan
·      Guru menutup pelajaran dengan salam
·         Siswa ikut serta dalam menyimpulakan materi
5 menit





VIII.       Sumber ajar
    Di ketahui                                                                 Padang, 18 oktober 2011
    Kepala sekolah MA Ti Bt. kabung                                      Guru Agama

            Drs. Djamaris Amir M. Pd                                          Marjohan Hadidi


BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
1.      Program tahunan merupakan bagian dari program pengajaran. Program tahunan memuat alokasi untuk setiap pokok bahasan dalam satu tahun pelajaran.
2.      Program semester merupakan penjabaran dari program tahunan.
3.      Silabus merupakan seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang disusun secara sistematis memuat kompenen-komponen yang saling berkaitan untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar.
4.      Rencana pembelajaran pada hakekatnya merupakan perencanaan jangka pendek untuk memperkirakan atau memproyeksikan tentang apa yang akan dilakukan. Perencanaan perlu dilakukan untuk mengkoordinasikan komponen pembelajaran yakni: kompetensi dasar, materi standar, indikator, dan penilaian.

B.     Saran
Dalam penulisan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan, baik disegi penulisan maupun di segi isi. Untuk itu penulis mengharapkan masukan dan kritikan dari para pembaca semua yang sifatnya membangun.





DAFTAR PUSTAKA
R. Ibrahim dan Nana Syaodih, Perencanaan Pengajaran ,Rineka cipta, Jakarta: 2003
Moch. Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional, Remaja Rosdakarya, Bandung : 2009
Majid , Abdul, Perencanaan Pembelajaran, Remaja Rosdakarya, Bandung : 2008
Mulyasa ,Enco, Kurikulum yang disempurnakan, Remaja Rosadakarya, Bandung: 2006
Salinan, Lampiran Peraturan Mentri Pendidikan Nasional No 41 tahun 2007, Tanggal 23 November 2007.


[1] R. Ibrahim dan Nana Syaodih, Perencanaan Pengajaran ,Rineka cipta, Jakarta: 2003, hal. 54
[2] Moch. Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional, Remaja Rosdakarya, Bandung : 2009, hal. 54

[5] Abdul Majid, Perencanaan Pembelajaran, Remaja Rosdakarya, Bandung : 2008, hal. 38-39
[6] Ibid, hlm 40
[7] Ibid. Hlm 42
[8] Salinan, Lampiran Peraturan Mentri Pendidikan Nasional No 41 tahun 2007, Tanggal 23 Nov. Hlm 2
[9] Enco Mulyasa, Kurikulum yang disempurnakan, Remaja Rosadakarya, Bandung: 2006, hal. 167

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar